Sabtu, 07 Oktober 2017

Tugas Softskill Menajemen Proyek & Resiko

MENAJEMEN KOMUNIKASI
Abilla Derajat (20115040)
Muhammad Bahriansyah (24115528)
3KB02
Definisi atau Pengertian Manajemen Komunikasi Menurut Ahli
Manajemen Komunikasi terdiri dari dua kata yaitu Manajemen yang berarti ilmu atau seni menyelesaikan pekerjaan melalui orang lain dalam prosesnya yaiu membuat perencanaan, pengorganisisasian, pengendalian serta memimpin berbagai usaha dalam mencapai tujuan. sedangkan komunikasi adalah suatu proses dimana seseorang atau kelompok, organisasi, dan masyarakat menciptakan, dan menggunakan informasi agar terhubung dengan lingkungan dan orang lain. karena itu manajemen komunikasi merupakan perpaduan konsep komunikasi dan manajemen yang diaplikasikan dalam berbagai setting komunikasi.
Pada pengertiannya manajemen komunikasi adalah proses timbal balik (resiprokal) pertukaran sinyal untuk memberi informasi, membujuk atau memberi perintah, berdasarkan makna yangsama dan dikondisikan oleh konteks hubungan para para komunikator dan kontekssosialnya (Cutlip, 2007).
Manajemen komunikasi termasuk subdisiplin ilmu dari manajemen, menurut Kaye (1994), kelahiran subdisiplin manajemen komunikasi tidak terlepas dari adanya tuntutan untuk lebih membumikan ilmu komunikasi di tataran dunia nyata.Manajemen komunikasi lahir karena adanya tuntutan umtuk menjembatani antara teoritisi komunikasi dengan praktisi komunikasi.Para teoritisi menghadapai keterbatasan dalam mengaplikasikan pengetahuan yang dimilkinya.Sementara para praktisi komunikasi mengalami keterbatasan pada rujukan teoritis atau ilmu komunikasi.
Pengertian Manajemen Menurut Para Ahli
1.Menurut Michael kaye (1994), Communication management is how people manage their
communicationprocesses through construing meanings about their relationships with others in
    various setting. They are managing their communication and actions in a large of relationship – some
    personal some professional. Bagaimana orang-orang mengelola proses komunikasi dalam
    hubungannya dengan orang lain dalam setting atau konteks komunikasi.
2. Menurut Parag Diwan (1999), Manajemen komunikasi adalah proses penggunaan berbagai sumber
daya komunikasi secara terpadu melalui proses perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan
pengontrolan unsur-unsur komunikasi untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan.
3. Menurut Antar Venus, Manajemen komunikasi adalah proses pengelolaan sumber daya komunikasi
yang ditujukan untuk meningkatkan kualitas dan efektivitas pertukaran pesan yang terjadi dalam
berbagai konteks komunikasi. Konteks komunikasi yang dimaksud disini berarti tataran komunikasi
individual, interpersonal, organisasional, governmental, sosial, atau bahkan internasional.
Manajemen komunikasi sangat identik dengan interaksi sosial. Ada kalanya kita harus mampu untuk memposisikan diri dengan tepat dalam situasi tertentu, kita juga harus mampu menghadapi dan menjalin kerjasama dengan orang lain tanpa mencampurnya dengan urusan pribadi. Ini merupakan sebagian alasan diperlukannya sikap professional dalam diri anda masing-masing.Manajemen komunikasi berada di dalam dan diantara sistem sosial. Manajemen komunikasi meliputi P4I (Penerimaan, Pengolahan, Penyimpanan, dan Penyampaian Informasi) dalam sub-sub sistem soaial, diantaranya adalah individu, kelompok, organisasi, massa, dan masyarakat.

Konsep manajemen dalam perspektif ilmu komunikasi pada hakikatnya dipahami sebagai proses memengaruhi orang lain. Selain itu, konsep dari manajemen komunikasi juga memberi saran kepada kita bahwa kemampuan untuk berkomunikasi dengan baik bukan hanya sebagai hal yang sudah melekat dalam diri kita saja, melainkan sebagai suatu hal yang dapat kita pelajari dan kita kembangkan.Sebagai contohnya, kita dapat meningkatkan kemampuan kita dalam berkomunikasi agar dapat menjadi seorang komunikator yang memiliki kredibilitas.Disinilah letak kegunaan mempelajari manajemen komunikasi, yaitu agar kita dapat lebih mengerti bagaimana seharusnya berkomunikasi dengan orang lain, sehingga komunikasi yang terjadi merupakan komunikasi yang efektif.
Komunikasi dalam Manajemen
Komunikasi dalam manajemen diibaratkan sebagai “minyak pelumas” bahkan GR. Terry mengatakan bahwa management is communications. Dari pendapat tersebut terlihat betapa pentingnya peran komunikasi dalam kegiatan manajemen.
GR. Terry mengemukakan bahwa dalam suatu kegiatan manajemen terdapat lima bentuk komunikasi, antara lain:
1. Komunikasi formal. Biasanya terjadi dalam jalus komunikasi formal, memiliki wewenang dan tanggung
jawab yaitu melalui instruksi-instruksi bentuk lisan dan tulisan sesuai dengan prosedur secara
fungsional yang berlaku dari arus atasan ke bawahan atau sebaliknya.
2. Komunikasi non-formal, yaitu di luar komunikasi formal, terjadi secara spontan. Misalnya Sumbang
saran yang berkaitan dengan tugas, kewajiban.Efektif digunakan dalam perusahaan yang bersifat
padat karya dengan jumlah pekerja cukup banyak, dan tidak terlalu teknis.
3. Komunikasi informal. Seperti halnya komunikasi non formal namun lebih menekankan pada aspek
human relations-nya. Atau dengan kata lain digunakan dalam permasalahan di luar pekerjaan secara
langsung.
4. Komunikasi teknis. Biasanya hanya dilakukan dan dimengerti oleh orang-orang tertentu saja yang
berkaitan dengan kegiatan tersebut.
5. Komunikasi prosedural. Biasanya dekat dengan komunikasi formal, diwujudkan misalnya dalam
bentuk pemberian laporan tahuan/bulanan, instruksi tertulis, memo dan lain-lain.
Empat alasan yang dapat dikemukakan sebagai landasan signifikansi bagi pengembangan subdisiplin ilmu manajemen komunikasi di dalam situasi globalisasi dewasa ini. Alasan tersebut adalah :
    Terkait dengan tujuan ilmu komunikasi, Menurut Soesanto (1976), komunikasi bertujuan untuk menciptakan keharmonisan diantara pelaku-pelaku komunikasi. Pola tindakan komunikasi untuk mencapai itu semua bukan hanya reaktif semata-mata, tetapi juga harus penuh dengan strategi.Manajemen komunikasi yang menggabungkan antara pendekatan manajemen dengan pengelolaan komunikasi memungkinkan kita untuk mewujudkan keharmonisan dalam komunikasi yang kita lakukan.
Didasarkan pada karakteristik ilmu komunikasi. Karakteristik ilmu komunikasi antara lain bersifat irreversible, kompleks, berdimensi sebab akibat, dan mengandung potensi problem. Dilihat dari karakteristik tersebut suatu proses komunikasi sangatlah rumit. Maka suatu tindakan komunikasi haruslah dikelola secara tepat.Disinilah subdisiplin manajemen komunikasi dapat memberikan kontribusinya.
Terkait dengan kebutuhan fungsionalisasi ilmu komunikasi didalam upaya menciptakan/ knowledge worker di bidang komunikasi.Knowledge worker adalah tenaga komunikasi yang memiliki wawasan teoritis tentang komunikasi dan memiliki keterampilan dalam mengaplikasikan ilmu tersebut.Dalam studi manajemen komunikasi, suatu model pembelajaran komunikasi yang mengarah pada pembekalan meaningful knowledge dan meaningful skills dapat dikonstruksi.
    Adanya asumsi peran ilmu manajemen akan semakin dominan dalam abad XXI sementara peran ilmu komunikasi akan semakin dibutuhkan dalam era globalisasi. Berdasarkan asumsi tersebut, maka kedua disiplin ilmu ini bersinergi dalam memecahkan berbagai persoalan sosial-komunikasi di masa sekarang dan akan dating.
Komunikasi dipandang sebagai sentral elemen-elemen lainnya dalam kegiatan manajemen organisasi.Alasan pertama, komunikasi memiliki fungsi untuk mempertemukan antara tujuan organisasi dengan terget hasil yang dicapai.Kedua, berfungsi untuk mengadaptasikan perubahan lingkungan organisasi.Ketiga, untuk membina hubungan antar anggota organisasi dalam melaksanakan berbagai tugas (beban kerja) organisasi.Untuk itu, kemampuan komunikasi yang efektif menjadi hal yang mutlak harus dimiliki oleh seorang pelaku organisasi.
Sementara Onong U Effendy mengelompokkan komunikasi dalam manajemen menjadi tiga dimensi, yaitu:
1.   Komunikasi vertikal, yaitu arus komunikasi dua arah timbal balik dalam melaksanakan fungsi-fungsi
manajemen, bisa dari atas ke bawah (downward communication) dan bisa dari bawah ke
atas(upward communication).
2. Komunikasi horizontal, merupakan komunikasi satu level yang terjadi antara satu karyawan dengan
karyawan lainnya atau pimpinan satu departemen dengan departemen lainnya dalam satu
tingkatan dan lain sebagainya.
3.Komunikasi eksternal, Berlangsung secara dua arah antara pihak organisasi/lembaga dengan pihak
luar. Komunikasi yang terjadi dalam suatu organisasi ditentukan oleh kebijakan dan arus informasi yang ada dalam organisasi tersebut. Arus informasi akan membentuk pola-pola hubungan atau jaringan komunikasi.Menurut Stephen P. Robbins pada umumnya dikenal lima model jaringan komunikasi yaitu sebagai berikut:

a) Model Rantai (chain)
Dalam model jaringan komunikasi ini, hanya dikenal komunikasi sistem arus ke atas (upward) dan ke bawah (downward). Model ini hanya memungkinkan adanya hubungan garis langsung (komando) tanpa adanya suatu penyimpangan.Model ini banyak dianut dalam organisasi militer, masalah laporan keuangan, pembayaran gaji dan lain-lain.
b) Model Roda (wheel)
Sistem jaringan komunikasi, disini semua laporan, instruksi perintah kerja dan kepengawasan terpusat satu orang yang memimpin empat bawahan atau lebih dan antara bawahan tidak terjadi interaksi (komunikasi sesamanya).
c) Model Lingkaran (circle)
Pada model komunikasi ini semua anggota/staff bisa berinteraksi pada setiap tiga tingkatan hirarkinyatetapi tanpa ada kelanjutannya pada tingkat yang lebih tinggi, dan hanya terbatas pada setiap levelnya.
d) Model saluran bebas (all-channel)
Model ini adalah pengembangan dari model lingkaran, dimana semua tiga level tersebut dapat melakukan interaksi secara timbal balik tanpa menganut siapa yang menjadi tokoh sentarlnya.
e) Model huruf “Y”
Model ini tidak jauh berbeda dengan model rantai, hanya saja terdapat empat level jenjang hirarki, satu supervisor memiliki dua atasan dan dua bawahan.

Link Youtube:
https://youtu.be/kibEx1h3VNw

Sabtu, 15 Oktober 2016

ATM JAVA

CONTOH CODINGAN ATM

Pada kali ini saya akan posting tugas kuliah, mata kuliah Algoritma Pemrograman 3.disini saya akan mengoding tentang mesin ATM.

 CONTOH CODINGAN :

package atm;

import java.util.Scanner;

/**
 *
 * @author Muhammad Bahriansyah
 */
public class ATM {
        private int firstsaldo = 500000000;
    private final String nama;
    private final int pasword;
    int userinput1;
    int userinput2;
    int penarikan;
    int nomtransfer;
    double rek;
    public int stop = 0;
    String namaBank;
    Scanner input = new Scanner(System.in);


    public ATM(){
    String nm = "JAV";
    int pswd = 104115;
    pasword = pswd;
    nama = nm;
    }


    void cekPasword(){
    int i = 0;
    do{
    System.out.print("masukan password anda : ");
    userinput1 = input.nextInt();
        if (i > 1){
            System.out.println("Maaf, transaksi anda dibatalkan");
            System.exit(0);
        } i++;
    }
    while (userinput1 != pasword);
    }


    void infoSaldo(){
    System.out.println("Saldo anda sekarang adalah : "+firstsaldo);
    }


    int penarikan(){
    int i = 0;
    do{
       System.out.print("Masukan nominal penarikan    : ");
       penarikan = input.nextInt();
       if (penarikan > firstsaldo){
            System.out.println("maaf, saldo anda tidak mencukupi");
            System.out.println("silahkan masukan nominal yang lebih kecil");
    }
  
    if (penarikan < 0){
        System.out.println("Maaf anda tidak memasukkan nominal yang benar");
        System.out.println("Silahkan masukkan nominal yang benar");
        penarikan();
    }else {
        System.out.println("penarikan berhasil, sebanyak : " +penarikan);
        System.out.println("terima kasih^^, silahkan ambil uang anda ...");
        firstsaldo = firstsaldo - penarikan;
    } i++;
    }
    while (penarikan > firstsaldo);
    return firstsaldo;
    }


    public void transfer(int norek, int money){
    rek = norek;
    nomtransfer = money;
    int i = 0;
    do{
    System.out.print("masukan nomer rekening     : ");
    rek = input.nextDouble();
    System.out.print("masukan nominal transfer   : ");
    nomtransfer = input.nextInt();
        if (nomtransfer > firstsaldo){
            System.out.println("maaf, saldo anda tidak mencukupi");
            System.out.println("silahkan masukan nominal yang lebih kecil");
        }
        else {
            System.out.println("transfer berhasil, sebesar : "+ nomtransfer);
            firstsaldo = firstsaldo - nomtransfer;
        } i++;
    }while (nomtransfer > firstsaldo);
}
    public void transfer(int norek, int money, String bankname){
    rek = norek;
    nomtransfer = money;
    namaBank = bankname;
    int i = 0;
    do{
    System.out.print("masukan nomer rekening     : ");
    rek = input.nextDouble();
    System.out.print("masukan nama bank          : ");
    bankname = input.next();
    System.out.print("masukan nominal transfer   : ");
    nomtransfer = input.nextInt();
        if (nomtransfer > firstsaldo){
            System.out.println("maaf, saldo anda tidak mencukupi");
            System.out.println("silahkan masukan nominal yang lebih kecil");
        }
        else {
            System.out.println("transfer berhasil, sebesar : "+ nomtransfer);
            firstsaldo = firstsaldo - nomtransfer;
        }i++;
    }while (nomtransfer > firstsaldo);
}


    /**
     * @param args the command line arguments
     */
    public static void main(String[] args) {
        Scanner input = new Scanner(System.in);
    int pilih;
    int pilihBank;
    int numb = 0;
    int fulus = 0;
    String nameb = "";
    String back;


    System.out.println("Selamat Datang di ATM JAV");
    System.out.println("ATM Ini Mengeluarkan Uang Pecahan Rp. 50.000");


    ATM Modul2 = new ATM();    //instansiasi objek class atm


    Modul2.cekPasword();


    int i = 0;
    do{
    System.out.println("--- pilihan menu ---");
    System.out.println("1. Penarikan ");
    System.out.println("2. Transfer");
    System.out.println("3. Informasi saldo");
    System.out.println("4. Keluar");


    System.out.print("Masukan pilihan anda         : ");
    pilih = input.nextInt();


    if (pilih == 1)
        Modul2.penarikan();
    else if (pilih == 3)
        Modul2.infoSaldo();
    else if (pilih == 2){
        System.out.println("--- pilih bank ---");
        System.out.println("1. Bank yang sama");
        System.out.println("2. Bank yang berbeda");
        System.out.print("Masukan pilihan anda      : ");
        pilihBank = input.nextInt();
            if (pilihBank == 1){
                Modul2.transfer(numb, fulus);
            }if (pilihBank == 2){
                Modul2.transfer(numb, fulus, nameb);
            }else{
                System.out.println("Maaf inputan tidak benar");
            }   
    }else if (pilih == 4){
        System.out.println("Trimakasih atas kunjungan anda");
        break;
    }else{
        System.out.println("Maaf menu tidak tersedia");
    }
    System.out.print("apakah anda ingin bertransaksi lagi [y/t] : ");
    back = input.next();
    i++;
    }
    while (back.equals("y") || back.equals("Y"));
    System.out.println("Created by : Sugiono");
    }

        // TODO code application logic here
    }


Hasil Codingan :

run:
Selamat Datang di ATM JAV
ATM Ini Mengeluarkan Uang Pecahan Rp. 50.000
masukan password anda : 104115
--- pilihan menu ---
1. Penarikan
2. Transfer
3. Informasi saldo
4. Keluar
Masukan pilihan anda         : 1
Masukan nominal penarikan    : 1000000
penarikan berhasil, sebanyak : 1000000
terima kasih^^, silahkan ambil uang anda ...
apakah anda ingin bertransaksi lagi [y/t] : y
--- pilihan menu ---
1. Penarikan
2. Transfer
3. Informasi saldo
4. Keluar
Masukan pilihan anda         : 2
--- pilih bank ---
1. Bank yang sama
2. Bank yang berbeda
Masukan pilihan anda      : 1
masukan nomer rekening     : 231142112321123213
masukan nominal transfer   : 1000000
transfer berhasil, sebesar : 1000000
apakah anda ingin bertransaksi lagi [y/t] : y
--- pilihan menu ---
1. Penarikan
2. Transfer
3. Informasi saldo
4. Keluar
Masukan pilihan anda         : 3
Saldo anda sekarang adalah : 498000000
apakah anda ingin bertransaksi lagi [y/t] : y
--- pilihan menu ---
1. Penarikan
2. Transfer
3. Informasi saldo
4. Keluar
Masukan pilihan anda         : 4
Trimakasih atas kunjungan anda
Created by : Sugiono
BUILD SUCCESSFUL (total time: 2 minutes 32 seconds)

GAMBAR:










  

 


Minggu, 09 Oktober 2016

Looping Sederhana di Java

 Contoh Looping Sederhana di Java

Pada kali ini saya akan posting tugas kuliah, mata kuliah Algoritma Pemrograman 3.disini saya akan mengoding cetak deret 5, 10, 20, 25, dst sebanyak 21 bilanga

Penjelasan :

Int = int (Integer) adalah tipe data untuk angka numerik yang tidak menggunakan koma, untuk tipe data 32 bit.

While = perulangan while digunakan pada saat kita tidak mengetahui jumlah perulangan yang akan dilakukan tapi mengetahui kondisi atau syarat dilakukan perulangan.

If =  Percabangan if ini digunakan jika kita hanya memiliki satu pernyaatan yang akan dijalankan dengan syarat tertentu.

 

Contoh Codingannya: 

   //import java.util.Scanner;
public class looping2 {
public static void main(String [] args){
        int i=1, bilangan=5;       
       
            while(i<=21){                               
                System.out.println(i+". "+bilangan);                
                if(i%2==1){
                    bilangan = bilangan + 5;
                }else{
                    bilangan = bilangan + 10;
                }
                i++;

 

Hasil Codingannya :

1. 5
2. 10
3. 20
4. 25
5. 35
6. 40
7. 50
8. 55
9. 65
10. 70
11. 80
12. 85
13. 95
14. 100
15. 110
16. 115
17. 125
18. 130
19. 140
20. 145
21. 155
BUILD SUCCESSFUL (total time: 0 seconds)

 

flowchart looping

 

Gambar 1

Gambar 2



  SUMBER : http://anggun43ana.blogspot.co.id/2013/05/contoh-looping-sederhana-di-java.html

             


Rabu, 17 Februari 2016

Blogger Pertama gw

hey...
Nama gw Muhammad Bahriansyah. gw lahri dikeluarga sederhana, gw anak ke 2 dari 4 bersaudara. gw anak satu-satunya yang mempunyai hal spesial, iya kenapa spesial karena gw punya tanda lahir dibawah idung. kaya artis JOJON. walaupun gw punya tanda lahir dibawah idung, gw gak pernah malu untuk jalanin hidup gw karena itu pemberian ALLAH S.W.T


Sekian dari gw. Terima  kasih